Menangis
If you're new here, you may want to subscribe to my RSS feed. Thanks for visiting!
Ukuran sebarapa kuat kita dalam menghadapi persoalan, sebagian orang mengatakan tergantung kemampuan kita untuk menangis. Menangis akan memuntahkan sebagian beban menjadi lebih ringan. Menangis, lebih sering dilihat sebagai sebuah luapan emosi atas ketidak mampuan kita mengendalikan perasaan. Perasaan tidak berguna, merasa menyesal atas kemampuan diri yang –dianggap– tidak sekuat masalah yang dihadapi, akan menyebabkan seseorang menangis. Sebagian orang menangis karena ia merasa malu terhadap pandangan orang lain atas kita.
Pencerahan, ternyata justru sering didapat seseorang ketika sudah selesai menangis. Kekuatan baru sering muncul mana kala seseorang sudah bisa menangis. Karena itu jika menangis harus kita alami sebagai resiko beratnya beban yang kita hadapi, maka teruslah menangis. Pada saat menangis, beban yang tertahan akan muntah bersamaan sesunggukan dan air mata. Itulah masa ketika pikiran kembali berisi materi yang seimbang.
Popularity: 10% [?]